Buku Tamu

Kirimkan kritik dan saran untuk blog ini, silahkan kirim email ke kesini : sultankelantan@ymail.com ShoutMix chat widget

Kamis, 24 Desember 2009

MALINGSIA: please read

Your Name: a.......
Your Email Address: detective.coolest@gmail.com
Subject: please read
Message: assalamualaikum,
hi i'm from uk
what the hack
u know what ur lying coz malaysia is the most wonderful country
clean beautiful country than ur country
ooo pliz
u know what
malaysia is more advanced than ur country
if u said that malaysia's prime minister said that word
u all stupid jealous of malaysia
i always watch about news
wanna what malaysia is one that always donated a million of money to ur precious country
if ur country that make malaysia aadvanced why our country had monarels first that ur country think about it
i really felt ashame of ur unpredictable attitude
aaa one more malaysia or indonesia or uk we all united
in islam we can\'t lied with each other
we can\'t fight with each other
all country have their own speacialities
i thought indonesia was ruled by islam
in indonesia have many ulama so please
stop this issue
i\'m sorry if some word made u hurt
i\'m just telling the truth
don\'t ever make defamation like that
and one more thing u should ashame coz malaysia and indonesia ithink like cousin siblings
coz this to country can comunicate using tha same langgage
that why every summer I always been to this two country

wassalam
--
Visitor Ip: 115.134.208.163

Minggu, 20 Desember 2009

Menteri Informasi Malaysia Larang Penggunaan Kata "Indon"

Menteri Informasi Malaysia Datuk Seri Zainuddin Maidin mengatakan sudah melakukan imbauan kepada warganya dan media Malaysia untuk tidak menggunakan kata "Indon" dalam penyebutan kepada orang Indonesia.

"Saya sudah memberikan imbauan agar tidak mengeluarkan sebutan-sebutan yang memiliki potensi besar merenggangkan hubungan antara Indonesia dan Malaysia yang sudah terjalin dengan amat baik," kata Datuk Seri Zainuddin ketika ditemui dalam konfrensi AMRI (ASEAN Ministers Responsible for Information) ke sembilan di Jakarta.

Menurut dia, Malaysia mengerti bahwa perkataan "Indon" amat menyakiti perasaan orang Indonesia, sehingga pihaknya telah mengarahkan agar kata tersebut tidak kembali digunakan.

"Kami hanya memberi arahan dan tidak memberikan sanksi hukum bagi mereka yang masih menggunakan kata "Indon" tersebut,"

Karena, lanjutnya, di Malaysia banyak sekali nasehat-nasehat serta rambu-rambu larangan yang sifatnya tidak memaksa tetapi amat tegas dan berlaku dalam dunia pergaulan masyarakat Malaysia.

"Jika mereka masih melanggar arahan tersebut, tentu akan kami panggil dan beri peringatan kembali," ujarnya.

Pelarangan yang sifatnya arahan tersebut, ujar dia, merupakan sebuah langkah yang diambil oleh pihaknya ketika mendapat masukan dari jajaran kabinet di Malaysia.

"Semoga saja imbauan resmi dari pihak Kementerian Informasi Malaysia ini dapat menjadi pengingat tegas, karena selama ini pihak pemerintah Malaysia sendiri tidak pernah menggunakan kata yang seringkali digunakan dalam bahasa pergaulan di Malaysia tersebut," tambah dia.(*)

sumber : antara.co.id

catatan : "Jika mereka masih melanggar arahan tersebut, tentu akan kami panggil dan beri peringatan kembali," ujarnya.

yang jadi pertanyaan sekarang adalah kenapa orang malaysia sampai detik ini masih menyebut Indonesia dengan kata indon?. kalau begitu artinya masyarakat malaysia semakin mundur?. atau ucapan datuk itu hanya sekedar pantun belaka?

hehe.. atau orang malaysia tidak bisa mengeja tulisan INDONESIA? terserahlah, toh bagi saya perlakuan orang malaysia terhadap Indonesia selama ini saya anggap sampah!, tidak berguna, wajib di bakar dan dimusnahkan.


Jumat, 18 Desember 2009

MALINGSIA: tak sedar diri

Your Name: INDON
Your Email Address: taksedardiri@indon.co.id
Subject: tak sedar diri
Message: cubalah buka fikiran tu siki. nak ganyang malaysia, tapi cari rezeki di Malaysia. kalau rasa2 bagus sangat, panggil lah SEMUA rakyat Indon pulang
--
Visitor Ip: 115.132.105.128

Kamis, 17 Desember 2009

MALINGSIA: shame of you

Your Name: Selina
Your Email Address: seli1928@live.com
Subject: shame of you
Message: so you think your country , indonesia so goodlah .just open your eye , my country are far better than your in every single aspect i tell you and do not ever assuse someone without proof. if you think malaysia is that bad prove to me than, if not stop editting the nonsense pictures , people from other country will not believe. the person wrote these website is a coward coward YOU.
--
Visitor Ip: 115.133.7.128

Sabtu, 12 Desember 2009

MALINGSIA: reversal

Your Name: malaysia rulez
Your Email Address: hafiz_1ka@yahoo.com
Subject: reversal
Message: ktk org x da kerja lain ka selain anok negara org lain?? cam ne rasa tak org mun negara tak org di polah cam ya? of course marah nak. otak diberi ALLAH x pakei. anok org bodoh ktk org ya bodo.
--
Visitor Ip: 60.54.57.227

Rabu, 09 Desember 2009

MALINGSIA: a

Your Name: A
Your Email Address: S@yahoo.com
Subject: a
Message: aaaaaaaaa
--
Visitor Ip: 222.152.105.222

Senin, 07 Desember 2009

Orang tak dikenal dari Malaysia pun Ikut Menghancurkan Negaranya sendiri.............!!!!!!!!





Monyet Malaysia Mengeluh!!!!!!!

















Dalam Gambar ini Monyet Malaysia Mengeluh kepada negaranya sendiri dan Monyet Malaysia itu berkata:
" Kenapa Negaraku ini Bodoh ya??? dan Kenapa Negaraku ini Hanya bisa Klaim Budaya Milik Indonesia? Dasar Negara Maling..........."

Minggu, 06 Desember 2009

Gambar dan lambang negara yang di hina oleh malaysia











puluhan budaya yg telah diklaim oleh negara sebelah. Dan berikut ini daftarnya :

1. Naskah Kuno dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
2. Naskah Kuno dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
3. Naskah Kuno dari Sulawesi Selatan oleh Pemerintah Malaysia
4. Naskah Kuno dari Sulawesi Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
5. Rendang dari Sumatera Barat oleh Oknum WN Malaysia
6. Lagu Rasa Sayang Sayange dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
7. Tari Reog Ponorogo dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
8. Lagu Soleram dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
9. Lagu Injit-injit Semut dari Jambi oleh Pemerintah Malaysia
10. Alat Musik Gamelan dari Jawa oleh Pemerintah Malaysia
11. Tari Kuda Lumping dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
12. Tari Piring dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
13. Lagu Kakak Tua dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
14. Lagu Anak Kambing Saya dari Nusa Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
15. Motif Batik Parang dari Yogyakarta oleh Pemerintah Malaysia
16. Badik Tumbuk Lada oleh Pemerintah Malaysia
17. Musik Indang Sungai Garinggiang dari Sumatera Barat oleh Malaysia
18. Kain Ulos oleh Malaysia
19. Alat Musik Angklung oleh Pemerintah Malaysia
20. Lagu Jali-Jali oleh Pemerintah Malaysia
21. Tari Pendet dari Bali oleh Pemerintah Malaysia


Penghinaan Lagu indonesia raya oleh malaysia

IndonSIAL wrote:
Indonesial tanah Cairku
Tanah tumpah muntahku
Disanalah aku merangkak hina
Jadi kubur
Indonesial negara miskin ku
Bangsa Busuk dan Tanah Miskinku
Marilah kita semua tidur
Indonesial negara miskinku
Mati lah tanahku
Modar lah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Miskin lah jiwanya
Tidurlah badannya
Untuk Indonesial Miskin
Indonesial Miskin
Mampous Modar
Datang kerja Malaysia
Tapi TKI Jadi perampok
Rompak Malaysia bawa wang ke Indon
Indonesial Pendatang Haram
Miskin lah Miskin lah
Datang Haram ke Malaysia
Tiada paspor
Bila kena tangkap dan hantar balik
Kata nya malaysia jahat
Indonesial Negara Perampok
Indonesial Menghantar perampok maling
pekerja TKI Indonesial
hantaq pi Malaysia
Indonesial Maling
Merampok lagu Malaysia
Mengatakan itu lagu mereka
Indonesial Tanah yang hina
Tanah gersang yang miskin
Di sanalah aku miskin Untuk slama-lamanya
Indonesial Tanah puaka
Puaka Hantu Kita semuanya
Negara luas hasil bumi banyak tapi miskin
Datang minta sedekah di Malaysia
Marilah kita mendoa Indonesial brengset
Gersang lah Tanahnya mundurlah jiwanya
Bangsanya Rakyatnya semuanya
Tidurlah hatinya Mimpilah budinya
Untuk Indonesial Miskin
Indonesial Tanah yang kotor Tanah kita yang Malang
Disanalah aku tidur selamanya bermimpi sampai mati
Indonesial! Tanah Malang Tanah yang aku sendiri benci
Marilah kita berjanji Indonesial miskin
Mati lah Rakyatnya Modar lah putranya
Negara Miskin Tentera Coma pakai Basikal
Miskinlah Negrinya Mundur lah Negara nya
Untuk Indonesial kurap

Sabtu, 21 November 2009

Malaysia Mengincar Kekayaan Budaya Indonesia

Malaysia dalam kurun waktu terakhir semakin genit. Mulai Reog, Batik, Ambalat, Manohara, penyiksaan TKI dan yang sedang hangat saat ini adalah Pendet. Mungkin perlu dibuatkan film AADM? Ada Apa Dengan Malaysia? Malaysia terus "memancing emosi" Indonesia dengan isu Pendet yang juga diakui sebagai salah satu kekayaan budayanya.

Tidak heran bila para seniman tari di Bali sebagai bidan-bidan tarian klasik Bali semacam Pendet ini langsung angkat protes. Ramai-ramai mereka menyuarakan kekecewaannya pada pemerintah Malaysia yang main caplok karya-karya seni pihak lain seenaknya. Salah siapa? Mungkin Indonesia memang perlu belajar dari Malaysia dan negara-negara lain dalam hal melindungi karya-karya seni budayanya, baik yang sudah merupakan warisan leluhur sejak berabad-abad maupun kreasi-kreasi modern yang kontemporer. Kita baru berteriak-teriak memprotes setelah ada pihak-pihak lain yang mencoba merampasnya dari tangan kita.

Dengan adem ayem berabad-abad kita sudah merasa tenteram dengan memiliki keris, batik, reog, tempe, tahu, tari gambyong, wayang kulit, sebagai warisan budaya adiluhung bangsa Indonesia. Tidak terbetik sedikit pun upaya untuk melindunginya sebagai kekayaan budaya bangsa. Mendaftarkannya ke lembaga paten juga tampaknya tidak perlu, sebab kita terlanjur GR (PD) toh sudah termasyur ke seluruh jagad raya bahwa Indonesia adalah pemilik sahnya?

Kelemahan ini dilirik oleh Malaysia yang cerdik. Saudara serumpun tinggal slogan karena Indonesia senantiasa memaafkan "kenakalan-kenakalan adiknya" Malaysia ini, mereka sangat sadari hal ini. Apalagi jaman Soekarno dengan "Ganjang Malaysia"nya sudah lewat dan tidak ada lagi semangat heroik seperti itu dalam mempertahankan martabat bangsa. Maka secara perlahan tapi sistimatis, Malaysia "memprotoli" kekayaan budaya kita dan diadopsi sebagai miliknya. Kita marah dan protes? Mungkin. Tetapi itu saja tidak cukup. Daftar panjang karya seni dan budaya Indonesia itu harus segera diselamatkan kalau tidak ingin Indonesia suatu saat hanya menjadi penonton dari pesta pora bangsa lain yang menculik kekayaan seni budaya kita.

Tim Penyelamat harus segera terbentuk dan mengambil tindakan cepat dan tegas. Database dari kekayaan ini harus segera tersusun detil dan rapi serta mencatatkannya amat segera di lembaga paten bahkan di level internasional, sehingga bila tiba-tiba saja Jepang misalnya mengklaim sebagai penemu tempe, kita dapat menangkalnya. Atau memang ini sudah terjadi? Menyedihkan.

Kita tidak membutuhkan pidato panjang lebar, tetapi sebuah tindakan nyata yang mampu membendung kebrutalan pihak asing dalam upaya mereka mengikis kekayaan seni dan budaya Indonesia serta menjualnya sebagai paket-paket wisata negara mereka secara tanpa etika.

-----------------------------------------------------------------------------------------------
Wawan Budayawan, Spd
Pemerhati Masalah Sosial dan Budaya


Jumat, 20 November 2009

Oh-oh! Bendera Bikin Malaysia Gerah


Teuku Faizasyah
(inilah.com /Dokumen)

INILAH.COM, Kuala Lumpur - Malaysia sudah mulai gerah dengan organisasi Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) yang mengancam akan menyerang Negeri Jiran itu. Mereka meminta Indonesia menindak tegas Bendera.

"Pemerintah Indonesia sebaiknya tidak menunggu keadaan lebih tegang antara kedua negara untuk mengambil tindakan terhadap provokasi Bendera yang ingin menyerang negara lain," demikian dikatakan Kepala polisi Malaysia Musa Hassan, Sabtu (10/10).

Musa mengatakan kepada media Malaysia, agar Indonesia tidak menunggu keadaan semakin tegang baru ambil tindakan. Komentar itu merupakan tanggapan pemberitaan niat Bendera untuk berperang melawan Malaysia menggunakan pedang samurai dan bambu runcing terkait isu klaim Tari Pendet.

Pemerintah Malaysia tampak serius menyikapi ancaman Bendera. Semua aparat keamanan termasuk polisi akan terus memantau keadaan, termasuk mengawasi semua pintu masuk Malaysia, kawasan perbatasan darat dan laut.

Ketika media di Indonesia tak seberapa mengekspos Bendera, sejumlah media di Malaysia malah mulai ramai memberitakannya. Sementara Jubir Deplu Teuku Faizasyah sebelumnya meminta agar pemberitaan mengenai Bendera dikurangi. [*/vi

Sumber: http://inilah.com/berita/politik/2009/10/10/166231/oh-oh-bendera-bikin-malaysia-gerah/

Penyerang Malaysia Akan Dihalau TNI


(earthtimes.org)

INILAH.COM, Kuching - Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) yang berencana menyerang Malaysia pada Oktober ini akan dihalau oleh TNI dan kepolisian yang bertugas di Entikong, Kalimantan Barat. Namun, hingga kini tidak ada tanda-tanda kelompok itu akan melakukan penyerangan.

"Hingga saat ini tidak ada tanda-tanda pasukan Bendera gunakan perbatasan Entikong untuk masuk ke wilayah Sarawak, Malaysia. Saya tidak yakin mereka akan menyerang Malaysia," kata Danrem Kol TNI Inf Nukman Khosadi, di sela-sela kunjungan Dubes RI untuk Malaysia Da'i Bachtiar ke Kuching dan wilayah perbatasan, Minggu (11/10).

Pihaknya, kata Nukman, telah memantau di 31 pos perlintasan perbatasan. Namun, hingga kini tidak ada tanda-tanda mereka datang dan mencoba masuk ke wilayah Malaysia. "Jika memang ada kami akan kami segera halau mereka," kata Nukman, yang terus memantau pos-pos perbatasan bersama-sama dengan tentara darat Malaysia.

Ancaman Bendera, kata dia, tidak logis. Sebab, ntuk menggerakkan 1.500 orang itu bukan persoalan yang mudah. "Bagaimana transportasinya. Bagaimana logistiknya. Apalagi mau menyerang Malaysia hanya dengan bambu runcing, samurai, dan parang. Omong kosonglah ancaman mereka," katanya.

Ancaman Bendera yang ingin menyerang Malaysia, kata dia, hanya dibesar-besarkan saja oleh pers Malaysia beberapa hari belakangan ini. Di Indonesia, ancaman mereka tidak ada yang menghiraukan.[*/nuz]




Wali Tuntut Maaf Malaysia Melalui 100 Media


INILAH.COM, Jakarta - Wali sangat geram lagu miliknya dibajak negara Malaysia. Tindak lanjutnya, Wali menuntut pembajak di negeri jiran itu meminta maaf melalui 100 media di Indonesia.

"Kita beri kesempatan mereka (Malaysia, red) untuk segera meminta maaf dalam waktu tiga kali 24 jam. Kita sih ingin mereka yang melegalkan pembajakan atau pemerintah Malaysia dalam pembajakan harus meminta maaf melalui 100 media di Indonesia, cetak, online, atau televisi," jelas vokalis Wali, Faank, saat ditemui di Studio Penta, Batusari, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (29/10).

Menurut Faank, lagu Wali dibajak dengan cara musik diaransemen, tapi vokal masih suara dirinya. "CD itu ada labelnya yang seolah legal di sana. Kita berharap Malaysia mau menarik semua CD itu dari peredaran," harapnya.

Namun sebelum itu, Wali dan manajemen terlebih dulu akan melakukan investigasi. "Kita nanti akan ke Malaysia untuk investigasi. Kalau soal kerugian, silakan tanya ke label, karena buat Wali ini bukan masalah finansial tapi ini masalah karya kita yang dibajak," katanya.

Atas kejadian ini, Faank dan Wali berusaha tegar. "Hikmah pasti kita dapatkan. Salah satunya, semoga negara kita semakin punya posisi tawar yang kuat dan tidak dikecilkan," pungkasnya. [aji/mor]



Malaysia Klaim Sebagian Kalimantan


Samarinda, Kompas - Indonesia meminta Malaysia menyelesaikan sengketa di 10 lokasi perbatasan darat di Kalimantan. Penyelesaian, yang direncanakan berlangsung pada Desember 2009, amat diperlukan. Sekitar 4.800 hektar lahan di batas-batas kedua negara diklaim secara sepihak oleh Malaysia sebagai wilayahnya.

Ini adalah juga isu yang pernah dilontarkan beberapa waktu lalu di DPR RI karena diduga kuat telah terjadi penggeseran tapal batas oleh Malaysia.

Direktur Jenderal Strategi Pertahanan Departemen Pertahanan Mayor Jenderal Syafruddin Tipe mengemukakan itu saat acara ”Sosialisasi Perbatasan Indonesia-Malaysia dan Sistem Informasi Pertahanan Negara” di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Samarinda, Jumat (6/11).

Syafruddin menyatakan, 10 lokasi batas negara bermasalah itu ada lima di Kalimantan Barat dan lima di Kalimantan Timur. Sengketa lokasi perbatasan di Kalbar menyangkut Tanjung Datu, D400, Gunung Raya, Sungai Buah, dan Batu Aum. Lima lainnya di Kaltim adalah C500-C600, B2700-B3100, Sungai Simantipal, Sungai Sinapad, dan Pulau Sebatik.

Direktur Wilayah Pertahanan Laksamana Pertama TH Soesetyo memberi salah satu masalah yang muncul. Misalnya, Malaysia meminta Sungai Sinapad (Kaltim) sebagai wilayahnya. Sesuai perjanjian pada tahun 1915 dan pengukuran bersama, Sinapad berada di selatan batas air, yang masuk wilayah Indonesia.

”Kalau permintaan Malaysia diloloskan, Indonesia kehilangan 4.800 hektar lahan,” kata Soesetyo.

Contoh lain adalah Pulau Sebatik (Kaltim). Indonesia dirugikan karena garis batas negara bergeser ke selatan. Apabila garis itu disepakati, Indonesia kehilangan 103 hektar lahan.

Perbatasan sulit dipantau

Masalah lainnya, lanjut Syafruddin, adalah sulitnya memantau keberadaan 19.328 tugu perbatasan di sepanjang 2.004 kilometer garis perbatasan. Keberadaan 56 pos penjagaan dan minimnya personel TNI belum memadai untuk menjaga kedaulatan negara.

Syafruddin mengatakan, persoalan kedaulatan negara di perbatasan menjadi salah satu prioritas program 100 hari pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. ”Kami berharap 10 masalah perbatasan di Kalimantan bisa selesai dalam perundingan,” katanya.

Perbatasan sepatutnya menjadi isu penting, lanjut Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, sebab hal itu menyangkut kedaulatan negara dan nasib warga. Perbatasan masih identik dengan daerah tertinggal, masyarakat miskin, dan bergantung secara ekonomi pada Malaysia.

Awang mencontohkan, warga di Krayan (Kabupaten Nunukan) dan Apokayan (Kabupaten Malinau) harus membayar bahan bakar minyak (BBM) Rp 25.000 per liter karena terpencil dan transportasi sulit. Program penyaluran BBM subsidi untuk menurunkan harga tidak banyak membantu warga di sana. (BRO)

sumber : kompas.com

Fakta Tentang MALAYSIA

1. Pengakuan secara jujur dari Datuk Anwar Ibrahim pada NewYork Times, bahwa sebagian besar pemimpin Malaysia terlalu pongah dan sombong meskipun sebenarnya Malaysia adalah negara lemah dan korup sehingga tidak bisa menghargai negara-negara tetangganya.(Di Indonesia ada KPK)

2. Terbatasnya akses informasi dari media informasi (surat kabar, televisi dan lain-lain) bagi rakyat Malaysia sehingga hanya sedikit saja informasi mengenai negara-negara tetangga yang dipunyai. Hal ini menyebabkan hidup rakyat Malaysia seperti katak dalam tempurung. Akibatnya, mereka merasa pintar padahal sesunggunya hidup dalam kemalasan dan kebodohan yang teramat sangat. Nilai-nilai demokrasi yang dicapai oleh negara tetangganya tidak banyak diketahui oleh rakyat Malaysia. Hal ini memang disengaja oleh pemerintah mereka agar rakyat tetap bodoh sehingga tidak membahayakan kekuasaan mereka.(Malaysia negara demokrasi????)

3. Menurut analisis Robert C. Lie (Times magazine, June 2007), fenomena yang berlaku di Malaysia ini dalam istilah psikologi merupakan mekanisme pertahanan diri. Intinya, adanya kelemahan, kebodohan, serta kegagalan bangsa Malaysia mengaktualisasikan diri sebagai suatu bangsa yang bisa dihormati oleh bangsa lainnya menyebabkan mereka berusaha sekuat tenaga membalik penilaian tersebut dengan memberikan stigma yang lebih jelek terhadap negara tetangganya.

4. Analisis dari Dinas Rahasia Russia (2006) terhadap fenomena teroris Dr. Azahari dan Nurdin Moh. Top, menyatakan bahwa kedua orang tersebut adalah merupakan kaki tangan / agen rahasia Malaysia bekerjasama dengan CIA disusupkan ke Indonesia untuk mencegah fenomena kebangkitan Islam moderat di Indonesia. Seperti Analisis dari CIA, keberhasilan proses demokratisasi di Indonesia yang diikuti dengan kebangkitan Islam di Indonesia akan menjadikan Indonesia sebagai Negara besar dan maju di regional Asia Pasifik. Kondisi ini jelas tidak menguntungkan bagi Malaysia yang berupaya menjadi pemimpin di wilayah ini namun tidak memiliki kemampuan sama sekali. Kepentingan USA terhadap wilayah ini juga akan terganggu bila Indonesia berhasil muncul menjadi Negara besar dan maju di kawasan ini.

5. Dalam era globalisasi dewasa ini, peperangan bukan lagi menjadi suatu kunci bagi memenangi suatu persaingan. Justru saat ini yang dibutuhkan adalah soft power. Keunggulan budaya salah satunya. Dalam banyak hal ini jelas sekali keunggulan budaya Indonesia atas Malaysia. Lagu-lagu Indonesia banyak membanjiri Malaysia, bahkan menjadi top chart di negara mereka. Belum lagi hasil-hasil budaya lainnya seperti film, kerajinan, pencak silat, kebudayaan tradisional, dan lain-lain. Arsitektur misalnya, sudah menjadi pengetahuan umum bila menara kembar Petronas mencontek dari desain Candi Prambanan di Indonesia. Fenomena ini diakui oleh budayawan serta banyak artis Malaysia, salah satunya adalah Amy yang begitu gundah atas membanjirnya produk budaya dari Indonesia ke Malaysia

6. Banyak pelancong-pelancong dari Indonesia yang kecewa tatkala membeli souvenir dari Malaysia, karena kebanyakan ternyata adalah made in Indonesia yang diganti labelnya menjadi made in Malaysia. Maksud hati ingin membeli produk asli Malaysia, namun ternyata yang didapat adalah made in Indonesia.

7. Fenomena negara-negara yang jumlah penduduknya besar dan didukung dengan resources sumber daya alam yang melimpah merupakan cikal bakal menjadi negara besar ,maju dan berpengaruh dalam percaturan politik dunia adalah benar adanya (analisis Huttington, 1997), contohnya adalah USA, Rusia, China, India, Jepang. Negara lain yang mempunyai potensi menjadi Negara besar lainnya dalah Indonesia dan Brazil.

8. Tidak ada satupun kurikulum mancanegara yang memasukkan mata pelajaran bahasa Malaysia kedalam kuliahnya, satu-satunya turunan dari bahasa melayu yang dijadikan kurikulum pendidikan bahasa asing adalah bahasa Indonesia.(Universit y di Australia, Belanda, Rusia, China, Jepang, Eropa, USA). Hal ini disebabkan karena bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa yang berpotensi semakin besar pemakaiannya di dunia (UNESCO) .

MALAYSIA PAYAH TENAN!!!!!

sumber : kaskus.us

Malaysia Pemasok Narkoba No 1 ke Indonesia

Jakarta - Malaysia menduduki peringkat pertama negara asal penyelundupan narkotika ke Indonesia. Hal ini berdasarkan volume kasus yang berhasil diamankan oleh Kantor Penindakan dan Penyidikan, Bea dan Cukai.

"Untuk itu kami selalu mewaspadai penerbangan asal negara ini (Malaysia)," kata Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Thomas Sugijata di Jakarta, Selasa (17/11).

Menurut Thomas, dari 74 kasus penyelundupan selama 2009, sebanyak 25 kasus berasal dari pelabuhan laut Malaysia. "Malaysia adalah yang tertinggi dibanding negara lain pemasok narkoba di Indonesia," imbuhnya.

Selain Malaysia, lanjutnya, sejumlah negara pemasok lainnya dari kawasan Timur Tengah juga diketahui memasok narkoba ke Indonesia. Di antaranya, seperti Qatar dan sekitarnya.

Jalur penyelundupan barang haram ini paling umum melalui jalur laut atau kapal ferry. Namun demikian bandara juga menjadi tempat yang paling sering dituju.


Jumat, 23 Oktober 2009

Malaysia Belajar Bulu Tangkis dari Indonesia


Pelatih Malaysia mengakui harus belajar banyak dengan Indonesia pada Sirkuit Nasional Bulu Tangkis, Piala Gubernur Sumatera utara, di Medan pada 11-17 Oktober. Pertandingan itu diikuti tujuh negara, yakni Amerika Serikat, China, Malaysia, Afrika Selatan, Belgia, Inggris, dan tuan rumah Indonesia. Serta dihadirkan enam pebulutangkis Malaysia.

"Kami harus lebih banyak mencari pengalaman dengan cara sering mengikuti berbagai kejuaraan bulu tangkis yang digelar di Indonesia," kata pelatih bulu tangkis Penang, Malaysia, Lee Kim Sai di Medan, Senin (19/10).

Kim Sai mengatakan, dengan seringnya pebulutangkis Malaysia mengikuti kejuaraan di Indonesia akan menambah wawasan dan pengalaman tanding bagi atlet mereka yang masih muda. Pengalaman tanding itu sangat penting bagi atlet untuk mengembangkan potensi diri serta meningkatkan prestasi.

Menurutnya, tak ada seorang atlet langsung bisa menjadi pebulutangkis yang hebat tanpa sering berlatih dan mengikuti kejuaraan baik di dalam maupun di luar negeri. "Itu lah yang akan dicontoh Malaysia, seperti yang selama ini dilakukan para pebulutangkis Indonesia," katanya seperti dilansir Antara.

Selanjutnya, ia memuji pembinaan atlet yang baik di Indonesia. "Kita salut dengan pembinaan bulu tangkis di Indonesia yang sukses. Indonesia banyak melahirkan juara juara baru tingkat dunia," ujarnya.

Kim mengatakan, atletnya masih kurang pengalaman dan perlu pembinaan lebih terarah lagi untuk meningkatkan prestasi. Kurangnya pembinaan menyebabkan kegagalan pebulutangkis Malaysia merebut salah satu gelar di kejuaraan tersebut. "Kami berencana akan mengirimkan beberapa atlet untuk belajar atau berlatih bulu tangkis ke Indonesia," tutupnya.

sumber : tvone.co.id

Catatan : "ya!, harus banyak belajar memang. jangan hanya bisa mencontek dan mengklaim saja. dari dulu juga indonesia adalah guru yang baik untuk malaysia, cuma seperti kata pepatah" bagai kacang lupa kulitnya". karena sipat yang sombong dan tinggi hati, malaysia menutup mata dan enggan mengakui indonesia sebagai guru dan gudang ilmu untuk rakyat malaysia. tapi tidak apalah, mungkin memang sudah wataknya begitu. Maklum orang kaya baru....

Sabtu, 17 Oktober 2009

Slank Tunjukkan Protes Lewat Lagu

Slank membuat lagu sindiran untuk Malaysia.

VIVAnews - Banyak cara menunjukkan protes. Lewat lagu, Slank menunjukkan sikap kalau mereka tidak senang budaya bangsanya diklaim Malaysia.

Lagu 'Rasa Sayange' pernah membuka konflik antara Indonesia dengan Malaysia. Lagu yang sejatinya berasal dari Maluku itu digunakan oleh Departemen Pariwisata Malaysia untuk mempromosikan pariwisata Malaysia.

Setelah berulangkali Malaysia tak kapok mengklaim budaya tanah air. Slank tidak tinggal diam. Band
yang bermarkas di Geng Potlot itu memparodikan lagu 'Rasa Sayange', yang liriknya menyentil Negeri Jiran itu. Dengan bangga, Kaka CS menyanyikan lagu tersebut.

"Rasa sayange, rasa sayang, sayange, hei lihat dari jauh, rasa sayang-sayange. Budaya kita diambil orang. Cuman satu yang bikin senang, Noordin M. Top dibawa pulang."

Belajar dari kisruh pengklaiman Reog Ponorogo, Bimbim mengatakan, bangsa Indonesia tidak perlu menunggu budayanya di klaim negara lain. "Daripada nanti Slank diklaim punya Malaysia,"ujar Bimbim terkekeh.

Yang terpenting adalah dukungan dari pemerintah. Bimbim mencontohkan nasib para pemain gamelan di daerah. "Karena ngga ada yang nyewa, mereka akhirnya menjual Gamelan buat diganti dengan organ tunggal," cerita Bimbim yang melihat sendiri kenyataan tersebut.

Album 'Wali' Dibajak Malaysia

Satu lagi karya Indonesia dibajak orang Malaysia.

VIVAnews - Kali ini, grup band Wali yang menjadi 'korban' pembajakan lagu oleh negara tentangga Malaysia.

Pertama kali mendengar kabar ini, Wali merasa sangat kecewa dan sedih. Karena ini sudah untuk yang kesekian kalinya, Malaysia 'mencuri' karya milik bangsa Indonesia. Apoy, gitaris Wali mengatakan,"Kenapa karya bangsa Indonesia terus diacak-acak sama negeri Jiran itu, kita merasa kecewa dan sedih."

Ditemui di kawasan Kebun Jeruk, Selasa, 13 Oktober 2009, band Wali merasa, bangsa ini sudah dilecehkan dengan adanya beberapa klaim yang diakui sebagai milik Malaysia. Mulai dari warisan budaya milik bangsa sampai karya musik yang dihasilkan para musisi Tanah Air pun ikut diklaim.

"Yang sebelum-sebelumnya, juga udah ada yang diklaim. Seharusnya pemerintah bisa menghargai hasil karya anak bangsa. Tapi, kita nggak akan tinggal diam, kita dan manajemen melalui pemerintah akan datang kesana," ujar Apoy antusias.

Saking geramnya, Wali juga sudah mengirim tim investigasi untuk melacak kebenaran 'pembajakan' ini. "Kebetulan bulan depan kita akan manggung disana, sekalian juga mau ngecek perkembangannya lagi," imbuh Apoy yang mengetahui Malaysia telah menjiplak album "Cari Jodoh" menjadi musik remix.

Band Wali Minta Malaysia untuk Minta Maaf

Album "Cari Jodoh" milik band Wali, diklaim pihak Malaysia.

VIVAnews - Apoy, gitaris band Wali juga para personilnya yang lain mengaku sangat kecewa karena album miliknya diklaim sekaligus dijiplak Malaysia.

Saat merespon hal ini, grup band Wali yang ditemui para juru warta di bilangan Kebun Jeruk, merasa pemerintah juga harus ikut andil dalam menumpas hal ini.

Apoy menegaskan," Berita itu sangat mengejutkan untuk kami, lagi-lagi karya kita dirampas dan dibajak oleh Malaysia."
Pihak manajemen Wali mengaku sudah mendapatkan bukti pembajakan tersebut. Malaysia telah membajak dan mengklaim album "Cari Jodoh" milik Wali. Secepatnya, Wali dan manajemen akan mengusut kasus ini.

Namun, pihak Wali juga tidak mungkin berjalan sendiri, mereka berharap adanya dukungan dari pemerintah untuk bisa memfasilitasi. Pihak Wali meminta agar Malaysia segera minta maaf.

"Dengan banyaknya klaim yang terjadi di Indonesia, tolong dong pemerintah jangan diam saja. Bela hak kami!! Negara Malaysia harus minta maaf. Mungkin setelah Wali, ada lagi karya lain yang bakal di-klaim. Yang kami harapkan, mereka minta maaf, karena itu yang paling penting. Setelah itu harus ada tindak lanjutnya," ucap Apoy antusias.

sumber : vivanews

Catatan : "Nah tuh kan?! apa saya bilang,malaysia tidak akan pernah berhenti berbuat ulah terhadap kesenian dan budaya indonesia. beginilah memang kalau negara miskin kreatifitas, sukanya selalu mengklaim, membajak lalu mengambil ke untungan hasil karya orang lain. kalau sudah begini jelas kan wahai para malon? apa masih mau mengelak? atau mau bilang khilap? katanya negara malaysia itu negara yang taat agama, baik dan ramah, tapi kok membajak lalu memakan uang haram itu, apa itu bisa di sebut legal dan halal? sudah terbukti berati malon - malon yang suka teriak di blog atau di forum - forum dengan bawa2 agama dan tuhan sama aja bohong.

band wali adalah band yang sedang ngetop di indonesia, jadi wajarlah kalau tetangga yang suka ngaku serumpun itu iri dan kepingin memilikinya, karena tidak mampu dan miskin kreatifitas jadi terpaksa di bela-belain sampai membajak!. duh kasihan negara yang satu itu.. malon malon capek deh melihat keburukan malaysia terhadap indonesia, gak ada matinya.

Minggu, 11 Oktober 2009

Box Protests/Kotak Protes

Your Name
Your Email Address
Subject
Message

Send files
(news, pictures, video, etc)

Image Verification
captcha
Please enter the text from the image:
[ Refresh Image ] [ What's This? ]





Niat Baik Malaysia di Padang Disambut Dingin


Jumat, 2009 Oktober 09

VIVAnews - Negeri jiran Malaysia menyayangkan niat baiknya membantu para korban gempa bumi di Padang, justru disambut dingin.

Media massa di Indonesia justru menuduh Malaysia mengirimkan bantuan makanan kadaluarsa pada para korban gempa. Fotografer koran Malaysia, Utusan Malaysia, bahkan di caci-maki korban gemba gara-gara kabar tersebut.

Pihak Malaysia mengatakan isu makanan kadaluarsa adalah kesalahpahaman. Dijelaskan dia, makanan disusun dalam kardus yang mencantumkan label kadaluarsa tahun lalu.


Sementara, label baru yang memberitahukan bahwa makanan kadaluarsa pada November dan Desember 2009 jatuh entah ke mana.
"Jika benar makanan itu kadaluarsa, tolong buktikan. Kami tak akan melakukan tindakan tak terpuji itu," kata Deputi Menteri Pertahanan Malaysia, Abdul Latif Ahmad, seperti dimuat laman The Malaysian Insider, Jumat 9 Oktober 2009.

Sementara, Menteri Luar Negeri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi mengatakan sekelompok anak-anak yang dipengaruhi pemberitaan negatif tentang Malaysia di media massa, melempari pesawat militer Malaysia yang membawa sukarelawan dan bantuan, dengan batu.

"Kami memberi mereka madu, tapi dibalas tuba," kata dia.

"Kami membantu para korban gempa dengan segala simpati, tak ada niat di baliknya. Indonesia adalah negeri jiran, dimana rakyatnya memiliki ikatan budaya bahkan darah dengan kami," tambah Ahmad.

Sementara, pihak Indonesia membantah adanya aksi pelemparan batu ke pesawat Malaysia yang mengangkut bantuan.

"Kami mendengar informasi itu, namun belum ada komplain soal itu," kata General manager Bandar Udara Minangkabau, Agus Kemal Pramayudha.

sumber : vivanews

catatan : Hm.. No coment deh kalau sudah begini.

Destroy Malaysia





Sabtu, 10 Oktober 2009

Malaysia dikuasai indonesia 2011





Rabu, 07 Oktober 2009

Besok, 1500 Orang Indonesia Serbu Malaysia

Media Massa Malaysia: Organisasi Bendera mengancam memberangkatkan 1.500 pasukan bersenjata ke Malaysia besok.

VIVAnews - Kasus penayangan Tari Pendet dalam iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel sempat membuat tegang hubungan Indonesia dan Malaysia.

Meski berangsur-angsur redam, persoalan tersebut ternyata belum selesai. Negeri jiran, Malaysia saat ini bahkan tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, ancaman invasi yang datang dari Indonesia.

Pemerintah Malaysia tak menganggap enteng ancaman penyerbuan yang dilancarkan sebuah organisasi asal Indonesia, Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).

Seperti dimuat laman Malaysia Today, Rabu 7 Oktober 2009, Bendera diduga akan mengirimkan 1.500 pasukan yang dipersenjatai bambu runcing ke Malaysia. Pengiriman akan dilakukan lewat darat, laut, dan udara besok, Kamis 8 Oktober 2009. Pemerintah Malaysia memerintahkan pihak keamanan bersiap menghadapi segala kemungkinan penyerbuan melalui pantai Malaysia. Bendera, kelompok yang diduga akan menyerang Malaysia, adalah kelompok yang pernah melakukan sweeping warga negara Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, bulan lalu.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Malaysia, Mohamed Tajudeen Abdul Wahab, mengatakan menyusul ancaman itu, keamanan di seluruh wilayah perbatasan Malaysia dijaga ketat oleh militer. Aparat keamanan termasuk Angkatan Laut Malaysia telah diperintahkan melakukan patroli dan pengawasan setiap hari secara intensif.

"Kami menganggap kelompok kelompok tak waras yang terjebak dalam retorika bodoh, namun kami tak akan memberi kesempatan pada mereka untuk mengganggu kehidupan di Malaysia," kata dia.

"Kami sudah melakukan pencegahan dan kami mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, mereka tak akan membiarkan penyerbuan itu terjadi," kata dia, seperti dimuat New Straits Times.

Tajudeen mengatakan intelijen Malaysia telah mengidentifikasi area strategis pendaratan di sepanjang 88 kilometer di perairan barat semenanjung.

Kepala Polisi Diraja Malaysia, Musa Hassan mengatakan polisi telah meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman penyerbuan. Patroli untuk menangkap dan mencari 'para pembuat onar' ini juga makin giat dilakukan.

Sementara, Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Abdul Trahman Othman mengatakan kesiagaan penuh di seluruh pintu masuk ke Malaysia diberlakukan. "Kami mengecek semua titik, termasuk pelabuhan. Kami saat ini bersiaga penuh," kata dia.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Malaysia, Rastam Mohd Isa mengatakan pihak departemen luar negeri akan membicarakan ancaman invasi tersebut dengan pemerintah Indonesia.
sumber : • VIVAnews

catatan : hehe lucu juga melihat media masa malaysia, sepertinya malaysia memang mengharapkan di serang oleh indonesia neh, makanya terlihat sibuk dengan pengamanan masing-masing. baru seribu lima ratus saja udah ketar - ketir apa lagi seluruh angkatan indonesia?, sudah pasti hangus tuh malaysia.

"yo sudahlah malaysia, kamu itu jangan mencari-cari masalah lagi, baru aja pahlawan kamu di pulangkan, apa sebaiknya tidak di pikirkan lagi mau minta di serang segala??? seribu lima ratus itu hanya isu saja, dan kamu pasti mencari-cari yang tidak ada biar masalah indonesia dengan malaysia bertambah rumit yo?? ckckc seharunya kamu malu, karena di mata dunia negara kamu terkenal dengan teroris nya??? lah sekarang pakai bilang orang indonesia tidak waras?? bukanya negara anda yang tidak waras? sudah mengklaim milik orang, mencuri, menyiksa, terakhir merusak kedamaian indonesia dengan terorismu???? apa itu tandanya kamu negara waras? tak kasih kaca yoo biar kamu ngaca?? dasar negara tak tau diri, tak tau balas budi.

Ada-ada saja negara semprul yang satu ini. malaysia.. malaysia..... lucu kamu!

Hacker Indonesia Menuntut Balas, Situs Hacker Malaysia di Deface

Pertarungan antara hacker malaysia dan hacker indonesia kini tampaknya terjadi secara langsung dimana antar kelompok hacker kini saling menyerang. Kali ini, komunitas hacker malaysia, tbd.my yang telah melakukan penyerangan ke komunitas hacker indonesia berhasil dilumpuhkan.

Setelah melakukan serangan ke situs komunitas hacker indonesia, tampaknya komunitas underground indonesia mulai bersatu dan menuntut balas secara bersama-sama. Serangan ddos balasan dilakukan dan terakhir, situs tdb.my yang telah mendeface situs jasakom beserta situs-situs lainnya berhasil di deface oleh yogyacarderlink.


YOGYACARDERLINK

Indonesian BlckHAT Team


We are exist, and we are revenge for Indonesian Hacker's name

Menurut informasi yang ada, database beserta file-file yang ada didalamnya juga telah dihapus secara total. Kali ini, giliran situs hacker malaysia yang harus mengambil file dan database backup untuk bisa diaktifkan kembali.

sumber : jasakom.com


catatan : menurut saya ini merupakan salah satu cara bagaimana kita bertahan dan mengadu kepintaran. dalam dunia hacker hal seperti ini sudah tidak aneh lagi, apalagi untuk orang - orang yang berkecimpung di dunia webs. antara indonesia dan malaysia tidak ada kamusnya untuk berdamai. jabat tangan cuma merupakan simbol sesaat, pada intinya adalah malaysia tidak akan pernah berubah sikap dengan kebodohannya. begitu juga indonesia, pantang tunduk dengan negara malaysia yang bukan levelnya. singkat kata, dengan adanya saling hacker antar situs ini, maka para pengelola web bisa menjadi pintar dan lebih berwaspada lagi. maju terus hacker indonesia.

Minggu, 04 Oktober 2009

Ganyang Blog ini:

Ganyang Blog ini:
http://www.dontvisitindonesial.blogspot.com/






http://dontvisitindon2008.blogspot.com/














dan semua situs/blog yang menghina Negara INDONESIA

Output of new money from the state Malingsial (Malaysia)

Output of new money from the state Malingsial (Malaysia)
Uang keluaran baru dari negara Malingsial(Malaysia)













Good thing ...... money.
Cool face

Sabtu, 03 Oktober 2009

Terbakarnya Bendera Malingsia (Malaysia)--------> Flag burning Malingsia (malaysia)

Bakar Hingga Tak ada Sisa------->Burn Until There is no Remaining

Kamis, 01 Oktober 2009

Malingsia do a plagiarism (again) to Hai magazine in Indonesia

http://img.photobucket.com/albums/v707/wantil/gea_cover_haiMagz.jpg

Indonesian Hai Magazine

http://i2.photobucket.com/albums/y33/thepan/haicoverbaru.jpg

Malingsian Hai Magazine which copycating Indonesian Hai Magazine.

Trully maling Asia, LOL!

No more yoga for Malaysia’s Muslims

http://www.kompas.com/data/photo/2008/08/13/154519p.jpg

Country’s top Islamic council issues fatwa banning practice because it incorporates ‘blasphemous’ Hindu themes

Reuters

A top Islamic council in mostly Muslim Malaysia told Muslims on Saturday to avoid yoga because it uses Hindu prayers and encourages a union with God that is blasphemous.

The latest edict from the National Fatwa Council reflects a growing swing towards a conservative brand of Islam in the multi-ethnic country that has prompted worries among non-Muslims.

"There are other ways to get exercise and a peace of mind," council chairman Abdul Shukor Husin told reporters in Putrajaya, the country's administrative capital, on Saturday. "You can go cycling, swimming and eat less fatty food."

"For us, yoga can destroy a Muslim's faith. But this is not a matter for the non-Muslims to be concerned about because its not imposed on them. We are looking out for the Muslim community," he said, noting Egypt and Singapore had issued similar rulings.

Fatwas or religious edicts are not legally binding, but they are highly influential in Malaysia.

The new ruling comes hot on the heels of another edict against young Muslim women wearing trousers. The National Fatwa Council said that by wearing trousers, girls risked becoming sexually active "tomboys." Gay sex is outlawed in Malaysia.

In May, the government dropped a proposal to restrict women from traveling abroad on their own after an outcry from women's groups.


‘What really endangers society?'

About 40 percent of Malaysia's population of 27 million are non-Muslim, including sizeable minorities of Christians, Buddhists and Hindus. Complaints of religious discrimination have mounted along with the turn towards Islamic conservatism.

An influential Christian group earlier this year said authorities were seizing Bibles at border entry points. State television routinely airs Islamic shows, but will not allow other religions broadcast time. Hindus complain of the difficulties in getting approval for their temples to be built.

Malaysians have expressed outrage in blogs and letters to the editor since the council first announced a few weeks ago it was considering a fatwa against yoga.

"I wonder what's going to happen to the health clubs here in Malaysia... will they be forced to put up a 'No Muslims allowed' sign during their yoga classes?", said a posting at a popular Malaysian fitness blog.

Social commentator Marina Mahathir, daughter of former prime minister Mahathir Mohamad, questioned the council's priorities.

"What endangers a society more... corrupt citizens and leaders, or yoga practitioners and females who dress in a masculine fashion?" she said in a recent column in the Star newspaper.

"Yet there are so many of us who are unwilling to trust our own conscience and would prefer to trust the robed and the turbaned to make rulings on things which we should be able to judge on our own."

http://www.ynetnews.com/articles/0,7340,L-3626774,00.html

Mumbai Terrorists with Malaysian Identity Cards?


Sunday, November 30, 2008

It's just a single mention but certainly it is a serious allegation. Former CNN reporter, Maria Ressa, has quoted unnamed Indian intelligence sources as saying that one of the gunmen, now under police custody, has said that the terrorists pretended to be students, stayed in Mumbai apartments and allegedly carried Malaysian identity cards. According to Ressa, who is now with ABS-CBN, there is increasing evidence that the terrorists were from Pakistan. They were also believed to be linked to Al-Qaeda.

Previously, there were talk that the terrorists could be British-born Pakistanis or they had links with Britons from Leeds and Bradford in UK. But the latest allegations of these killers with Malaysian ICs is something else. Why were they carrying Malaysian ICs and are these allegations true? If not, certainly the Malaysian Embassy has to dispute it. Such a report is not good for Malaysia and should be clarified, if untrue. The British PM Gordon Brown, for example, was quick to dismiss speculations that the terrorists were Britons.

Source: New Malaysia

Blog Entry Landslide kills three in Kuala Lumpur

KUALA LUMPUR (Reuters) - A landslide killed three people in a suburb of the Malaysian capital early on Saturday, tearing down houses and forcing the evacuation of thousands of people, police and local media said.

At least 15 people were injured when the landslide struck two housing estates burying several houses, police said.

Some people may still be trapped in the rubble, The Star newspaper quoted Inspector-General of Police Musa Hassan as saying on its website.

"We urge the people living nearby to move out because it is reported that earth movement continues to take place," he said.

More than 2,000 residents have already been evacuated.

(Reporting by Varsha Tickoo and Yoong Chee Weng; Editing by Sanjeev Miglani)

http://www.reuters.com/article/worldNews/idUSTRE4B50SD20081206?feedType=RSS&feedName=worldNews&rpc=22&sp=t

Malingsian thief in Changi Airport

HIS job was to handle the baggage that passengers had checked in at Changi Airport.

Some of the items the police found in Rusli's locker included five digital cameras, a pair of sunglasses and a shirt.
But Rusli Abdul Amin, 28, did more than that.

He also helped himself to valuables in the luggage, stealing items such as handphones, watches, digital cameras, perfumes and even books.

Yesterday, District Judge Aedit Abdullah sentenced the Malaysian to two months' jail after he pleaded guilty totwo counts oftheft.

A charge of fraudulent possession of property was taken into consideration duringsentencing.

Police spokesman ASP Lim Tung Li said Rusli and 12 other accomplices were arrested on 18 Aug during a joint raid by airport police and the Singapore Airport Terminal Services.

13 ARRESTED

Said ASP Lim:'In all, 13 Malaysian men, aged 21 to 36, were arrested in connection with the case.

'Three were charged in court on 20 Aug for fraudulent possession and theft, and subsequently convicted.

'Investigations into the case against the others are ongoing.'

The court heard that the airport police had received a tip-off that baggage handlers hired by a company called Manila Construction were stealing valuables from passengers' baggage.

Also, passengers had lodged police reports that they had lost items from their checked-in baggage.

The police were also told that the baggage handlers were squatting without permission at a room in the airport.

The room, which was allocated to Manila Construction by the Civil Aviation Authority of Singapore, was to be used only as a resting room for the baggage handlers.

On 18 Aug, around 3am, police officers raided the room, which is located near to aerobridge F54, in the apron area.

There, they found 19 workers sleeping. The place looked like a workers' quarters, Assistant Public Prosecutor Kalaithasan Karuppaya told the court.

He added that cardboards and a cooker were found in the room.

The workers' belongings were searched and items such as handphones, digital cameras, watches, music players, books, perfume bottles and jewellery were found.

Around 4.45am, Rusli returned to the room and he was searched too.

A handphone was found on him.

The police questioned him and he admitted he had a locker, where more stolen goods were kept.

CAMERAS AND MORE

These included five digital cameras, one battery charger, one pair of sunglasses and a shirt.

He later admitted that he had stolen two of the cameras from passengers' baggage in June.

He was charged with fraudulent possession of the other items, which he could not account for.

The total value of the items was unknown.

Rusli told the police officers that he didn't know who the items belonged to.

Police investigations revealed he had stolen a handphone, worth about $180, and a SIM card from a passenger's checked-in baggage at the baggage-sorting area at Terminal 2.

The passenger discovered the loss later and lodged a police report on 16 Aug.

Rusli used the stolen handphone and the SIM card to make calls to his friends here and in Malaysia.

In his mitigation in court yesterday, Rusli said he was sorry for what he did and wanted to be allowed to remain here and work after his jail term.

Rusli could have been jailed up to three years and fined for each charge.

Malingsian Muslim Men Spying in Catholic Churches

Malaysia: Muslims Spy on Catholic Church by Attending Mass and Receiving Sacrament of Communion, Publish Photos Showing Them Spitting It Out.

We are deeply concerned that two Muslim men acting on false information that the Catholic Church was converting Muslims into Christians had recently entered a Catholic Church service for the purpose of gathering information as to whether this was occurring.

They were also investigating whether the word ‘Allah’ was being used in church services. These men participated in the church service and even took part in the rituals that are strictly for Catholics and in doing so violated the sanctity of what Catholics hold very sacred. These men later wrote about their experience in an article entitled “Tinjaun Al Islam Dalam Gereja:Mencari Kesahihan Remaja Murtad” which was published in the May 2009 issue or the Al Islam magazine.

The men had consumed the ‘communion’ which is a white wafer which is blessed by the Priest in a Catholic ritual that dates back 2000 years. Via this ritual the ‘white wafer’ is supernaturally transformed into what Catholics believe to be Jesus Christ and when consumed allows Catholics to experience life after death.

The ‘communion’ is held with great reverence and cannot in any way be mishandled or with a lack of respect. Even Catholics are not allowed to take home the ‘communion’ but are instructed to consume it immediately during the service. Catholics go through an elaborate process of preparing themselves to receive this ‘communion’ worthily and those who have not done so are advised to refrain from receiving it.

As such we are outraged that these Muslim men consumed it only to spit it out later, have it photographed and have its image published in the Al-Islam magazine. The total disrespect shown to what Catholics hold in closest to their hearts and believe to be most Holy strikes deep into our hearts and invokes much anger. While we are resolved not to allow anger to guide our actions and instead pray that these ignorant will be forgiven by the Allah, we want to know what has become of this most holy ‘communion’ and demand its immediate return to the church authorities.

We are further outraged that these Muslim men have violated our sense of privacy to freely worship. Would these men tolerate non-Muslims entering the mosque and violating the sanctity and holiness of their worship? We believe that all places of worship and the form of worship practiced in these places must be respected with the greatest sensitivity and reverence be they the church, mosque, temple or gurdwaras. Entering these premises with the intention to spy and worse to violate the sanctity of the worship only serves to incite anger and hatred that could lead to potentially dangerous consequences that would tear this country apart.

As such, as concerned Catholics, we have made a police report at the Patani Road Police station on 8th July 2009 and thereafter held a press conference at the same place. We requested that the police investigate this matter with great urgency and bring to books those responsible for acting to incite hate and resentment among the Catholic Community. We also call on the police to investigate both the Al-Islam magazine and the writers of the article


http://www.copts.com/english1/index.php/2009/07/09/muslim-men-spying-in-catholic-churches/

Kamis, 17 September 2009

Counter To Malaysia

Karena Banyaknya FORUM atau BLOG dari MALINGSIA maka saya akan sedikit membalikan Fakta dari Forumer malaysia

Makna Jalur Gemilang

malaysia20flag

JIPLAKAN BENDERA USA (bintang di ganti bulan)

Bendera Malaysia (rasio 1:2)
Jalur Gemilang bercorak 14 garis (jalur) merah dan putih (melintang) yang sama lebar, dimana jumlah 13 melambangkan Melambangkan ANGKA SIAL DAN "SIALAN" dan 13 negara Bagian yang umunya kecil2 ini Dikuasai Oleh orang Melayu warga etnik lain selalu dimusuhi dan dihabisi

Bagian yang berwarna biru tua di atas sebelah kiri membawa ke bawah hingga atas jalur merah yang kelima melambangkan perpaduan rakyat MElayu. Bagian biru tua memuat gambar bulan sabit tanda Agama Yahudi - agama resmi Malaysia. Bintang pecah 14 adalah tanda perpaduan 13 buah negeri yang sebentar lagi 11 karena SABAH dan SERAWAK ingin merdeka seperti BRUNAI dan SINGAPORE dan Kerajaan Persekutuan. Warna kuning pada anak bulan dan bintang adalahTahi SAYA waktu Berak Ke WC Yang Maha Mulia Raja-raja.

Arti simbol MALONSIAL

Emblem Malingsia Versyen Malonpedia

Lambang Malingsia (Malon), atau Jata Negara menunjukkan bintang pecah 14 menandakan 13 buah tabiat atau perilaku asli rakyat Malingsia yang terkandung dalam Persekutuan Malingsia. Angka 13 yang juga merupakan angka sial menyimbolkan karakter negara Malingsia, antara lain: Rakyat yang senang mencuri musik, bahasa, dan budaya, mencuri kayu, mencuri pulau, mencuri perbatasan negara, mencuri makanan tradisional negara lain, mencuri pasir, mencuri minyak, gemar berdagang narkotik, suka meneror negeri orang, pemerintah yang otoriter, sensor media, senang menindas etnis minoritas, dan tidak adanya demokrasi.

Lima bilah keris yang dicuri dari budaya asli Jawa, Indonesia, dipilih karena Malingsia tidak memiliki senjata tradisional. Hal ini disebabkan Malingsia tidak memperoleh kemerdekaan melalui perjuangan keras seperti negara-negara lain, melainkan adanya rasa iba dan belas kasihan Inggris yang tidak tega melihat rakyat Malingsia terus-menerus hidup dalam kebodohan, kemelaratan, dan keterbelakangan. Lima bilah keris itu tanda negeri-negeri Melayu yang tidak mau bersekutu dahulu (Johor, Kedah, Perlis, Kelantan dan Terengganu). Negeri-negeri itu lebih memilih Indonesia untuk menaungi mereka, akan tetapi Negara Malingsia yang otoriter dan penuh tumpah darah memaksa mereka bersekutu.

Bahagian sebelah kiri perisai itu (pokok Pinang) menandakan Negeri Pulau Pinang dan bahagian sebelah kanan dengan pokok Melaka menandakan Negeri Melaka. Kedua-dua buah negeri ini adalah sebahagian dari Negeri-negeri Selat dahulu yang dicuri dari Indonesia. Tiga bahagian di sebelah bawah itu menandakan Negeri Sabah di sebelah kiri dan Sarawak di sebelah kanan sebagai negeri para maling atau pencuri kayu yang bertugas mengambil kayu secara illegal milik Indonesia.

Harimau-harimau atau "Pak Belang" dicuri dari spesies Harimau Sumatra (Sumatran Tiger) dinyatakan sebagai simbol keberanian. Keberanian untuk mencuri, merampok, menteror tanpa rasa malu.

Slogan, "Bersekutu Bertambah Mutu" menyimbolkan bahwa rakyat Malingsia adalah sekumpulan maling yang terus bersekutu dan bertambah mutu. Sedangkan, warna kuning pada awan-awan itu ialah warna Diraja bagi Duli-duli Yang Maha Mulia Raja-raja. Diraja maling dari para raja-raja maling.
Malaysia The thief Asia! Begitu tuh bunyi satu iklan di televisi yang menggambarkan kejahatan Malaysia.

duh jahatnya malingsia tu
ayo dukung yuuk ganyang malon

COUNTER untuk PENGHINA LAGU INDONESIA RAYA

LAGU UTAMA/resmi MALINGSIA

Sejahtera Malaysia

Puji dan syukur pada Yahudi
Anugerahnya tiada terhingga
kekerasan kehancuran
Malaysiaku SEDIH sekali

Dengan tekad untuk hancur
Berbakti pada nusa dan bangsa
Kami junjung cita-cita Yhudi
Perpaduan seluruh WC

( korus )
Seia sekata sehati sejiwa
Menghadapi cabaran(memang harus)
Kami sedia kami setia
Berkorban untuk WANITA dan HARTA

Bersemarak Malaysia TREJAHAT
Kibarkan panji Kelemahanmu
Kami rela menjaga namamu rakyat english kami hamba kamu
Miskinya malaysia Malaysia


UMNO

Erti Tri Umno

1. Urusan Maling Numero unO
2. Urusan Menutupi masalah Numero unO
3. Urusan Membunuh Numero unO

Visi dan Misi

1. Membunuh Etnies China, India, Dayak, dan Indon
2. Menjadikan malay Malingsia diatas segala-galanya
3. Rebut budaya dan kawasan berminyak dunia
4. Mengutamakan Kesalahan diatas segala-galanya
5. Maju bersama Pak Lah


SIFAT MALINGSIA

SUKA IMPORT TERORIS DAN MEMPRODUKSI TERORIS LIKE















SUKA ASAl KLAIM LIKE

1. ANGKLUNG (alat SENI)
2. Reog PONOROGO (kesenian)
3. RENDANG (makanan)
4. LAGU

DAN SEBAGAINYA

MereKa menhina Rakya Jawa biang RUSUH dan SOEKARNO dalah HITLER

Mari SILA lita LIHAT fakta

Kuala Lumpur - Pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim akan menjalani persidangan atas kasus sodomi bulan depan. Anwar mengaku siap dipenjara karena tak yakin akan mendapat pengadilan yang adil.

Ini kali kedua dalam karir politik Anwar dia menghadapi dakwaan sodomi. Menurut Anwar, kedua kasus itu bermotif politik yang tujuannya untuk menghentikan dia merebut kekuasaan pemerintah.

Anwar pada Agustus 2008 lalu didakwa menyodomi


Tu Lihat Biang Cabul dan Suka MErogol dan SODOMI iS FAKTA






Lihat Dong apaan nih hahaha

CUMA Say HELLO to

ADMIN INDOGSIAL





KelaKuan Polis dan RELA MALAYSIA



POLIS

SINGKATAN DARI SIPILIS









RELA=RELAWAN LAKNAT









































Keduanya ADALAH MELAYU lihat KEBUSUKAN MELAYU

AWEK MELAYU YANG LESBI PLUS JAHAT
























NON MELAYU DEMO APA YANG TERJADI
















TEMBAKAN BERUNTUN DARI MELAYU














DITANGKAP KALAU TAU DIA INDIA (VERY RASIS)

















DISIKSA WATER CANON


































INIKAH MALAYSIA VERY SCREAM DONT VISIT MALAYSIA
















OKE MEREKA MENGHEBATKAN MILITER DIA PALING BARU DAN TERKUAT

MIMPI YA MAZ SIANG BOLONG

SILA LIHAT MILITER INDONESIA DI POSTING BAWAH

KALIAN PASTI MATI GAYA HAHAHAHAHAHA

PRAJURIT PBB karena kekuatan dan profesionalisme TNI






















PBB mengharapkan kayak Gini masak/ yang ada suruh memasak di Dapur aje hahaha

















Kedua
Tentara Malingsial memberi hormat dan laporan kepada majikannya (Tuan British).





DUH SETIANYA LEBIH SETIA DARIPADA ANJING SAYA DIRUMAH HAAHHA

Paling PARAH mereka MENTERNAKAN BABI DALAM SKALA BESAR

MASYA ALLAH