Buku Tamu

Kirimkan kritik dan saran untuk blog ini, silahkan kirim email ke kesini : sultankelantan@ymail.com ShoutMix chat widget

Jumat, 20 November 2009

Penyerang Malaysia Akan Dihalau TNI


(earthtimes.org)

INILAH.COM, Kuching - Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) yang berencana menyerang Malaysia pada Oktober ini akan dihalau oleh TNI dan kepolisian yang bertugas di Entikong, Kalimantan Barat. Namun, hingga kini tidak ada tanda-tanda kelompok itu akan melakukan penyerangan.

"Hingga saat ini tidak ada tanda-tanda pasukan Bendera gunakan perbatasan Entikong untuk masuk ke wilayah Sarawak, Malaysia. Saya tidak yakin mereka akan menyerang Malaysia," kata Danrem Kol TNI Inf Nukman Khosadi, di sela-sela kunjungan Dubes RI untuk Malaysia Da'i Bachtiar ke Kuching dan wilayah perbatasan, Minggu (11/10).

Pihaknya, kata Nukman, telah memantau di 31 pos perlintasan perbatasan. Namun, hingga kini tidak ada tanda-tanda mereka datang dan mencoba masuk ke wilayah Malaysia. "Jika memang ada kami akan kami segera halau mereka," kata Nukman, yang terus memantau pos-pos perbatasan bersama-sama dengan tentara darat Malaysia.

Ancaman Bendera, kata dia, tidak logis. Sebab, ntuk menggerakkan 1.500 orang itu bukan persoalan yang mudah. "Bagaimana transportasinya. Bagaimana logistiknya. Apalagi mau menyerang Malaysia hanya dengan bambu runcing, samurai, dan parang. Omong kosonglah ancaman mereka," katanya.

Ancaman Bendera yang ingin menyerang Malaysia, kata dia, hanya dibesar-besarkan saja oleh pers Malaysia beberapa hari belakangan ini. Di Indonesia, ancaman mereka tidak ada yang menghiraukan.[*/nuz]