Buku Tamu

Kirimkan kritik dan saran untuk blog ini, silahkan kirim email ke kesini : sultankelantan@ymail.com ShoutMix chat widget

Senin, 30 Agustus 2010

MALINGSIA: malingsial

Your Name*:indonesia jaya
Country:Indonesia
Subject*:malingsial
Message*:PUKI MAK ENGKAU TO MALINGSIA KAMI TIDAK PERNAH MERASA SERUMPUN DENGAN NEGARA MALING MACAM KALIAN.
Send files:
:



Powered by EmailMeForm

Minggu, 29 Agustus 2010

Kirimkan Komentar/Artikel/Gambar Lewat kotak ini

Komentar/Artikel/Gambar yang anda Kirimkan akan Muncul di Blog ini Secara Langsung


Please Submit Your Articles(teks,picture) or Comments

Your Name*
Country
Subject*
Message*
Send files
Image Verification
captcha
Please enter the text from the image:
[Refresh Image][What's This?]

“I Will Hate Malaysia if I Am Indonesian Myself “


“I Will Hate Malaysia If I Am Indonesian Myself” itu adalah ungkapan Blogger Malaysia bernickname malaysiamanaboleh seperti yang dia tulis di thestar.com.my
Dalam sebuah blog di situs Star Online, muncul tulisan dari seorang beridentitas malaysiamanaboleh.
Pemerintah menyadari mereka memperlakukan buruk orang Indonesia. Mengapa memelintir cerita dan menganggap kita tak tahu apa-apa?
Saya menyarankan warga Malaysia memosisikan diri sebagai orang Indonesia agar bisa memahami perasaan 235 juta jiwa orang Indonesia. Para buruh migran di Malaysia sering menerima perlakuan buruk oleh majikan mereka. Buruh migran yang menjadi korban pun tidak mendapat perlindungan hukum dari aparat hukum Malaysia yang seharusnya melindungi mereka.
Keadaan menjadi lebih buruk karena pemerintah dan media membuat stigma buruk terhadap pekerja asing. Citra buruk itu melekat sedemikian rupa.
Dalam banyak hal, kebanyakan orang Malaysia selalu menghubungkan buruh migran sebagai orang Indonesia bergaji murah, berpendidikan rendah, banyak terlibat kejahatan sehingga tidak perlu dihormati serta bermental pemeras.
Pemahaman tersebut tidak benar sama sekali. Pandangan tersebut sangat bias dan diskriminatif. Banyak orang Indonesia yang berpendidikan tinggi ataupun menjadi pekerja migran eksekutif. Tentu saja, pekerja yang tidak terdidik akan mendapat bayaran rendah serta bekerja di negara lain seperti Malaysia.
Jumlah buruh migran di Malaysia mencapai 10 persen dari keseluruhan penduduk Malaysia. Tentu tidak heran jika 10 persen dari 100 persen angka kejahatan disumbangkan oleh pekerja asing. Di dalam media setiap hari juga muncul berita soal perampokan, pembunuhan, dan pemerkosaan yang dilakukan oleh warga Malaysia sendiri.
Jika saya orang Indonesia, saya pun akan membenci Malaysia.
Saya merasa lebih malu lagi karena Malaysia tidak mampu memahami bahwa buruh migran pun berhak atas perlindungan hukum dan hak asasinya perlu dijaga. Seorang bloger lain beridentitas PatrickJB adalah satu dari sekian banyak orang Malaysia berpandangan bias seperti itu, yang juga menulis di blog saya. Saya sedih karena orang-orang seperti itu ternyata ada.
Saya tidak akan merasa heran lagi jika Malaysia tak akan bisa menjadi tempat yang lebih baik. Karena realitas yang terjadi tidak hanya ada di hadapan saya. Kenyataan adalah realitas seperti itu adalah orang-orang seperti Anda. Realitasnya adalah Anda.
Blog ini juga dikomentari bahwa RELA (bagian aparat Malaysia) suka memeras. (ONG)
berikut tulisan Aslinya: (English)
“I Will Hate Malaysia If I Am Indonesian Myself”
Posted by: malaysiamanaboleh
The government is aware of their own ill treatment of Malaysians towards Indonesians counterpart. Why twist the story and pretend we know nothing?
Try to fit into the shoes of Indonesians and you will understand. Migrants and foreign workers are ill treated by Malaysians companies while Malaysia authority doesn’t protect them and do their job to improve and enforce the law to provide better protection for workers, worse still for foreign workers.
The worse part of all, Government and press paint a stereotype of what foreign workers are into the minds of Malaysia people. The people of Malaysia, in many cases, tend link foreign workers as Indonesian, cheap labour, low educated people, main contribution to crime rate, don’t need to be respected, gold diggers, etc. The above are all not true. It called for people to be bias and discriminate.
There are high qualified educated Indonesians, they have highliy skilled workers too, other countries surely have ‘lower’ paid workers than other better earning ones and the hardworking ones just come to contribute and work for Malaysia. Number of foreign workers amount to approximate 10% of Malaysia population so it is not surprising if 10% of crime rate were contributed by foreign workers. We heard of daily news with murder, rape, robbery, etc who are Malaysians themselves.
If I am Indonesian, I will hate Malaysian too.
I am more ashamed of Malaysians who can’t accept that foreign workers, new migrants, even illegal immigrants deserved to have their basic human rights being protected.
The blogger PatrickJB is one of them as he commented biasly in my blog. Sad to know the existence of people like you. I don’t wonder anymore why Malaysia can’t be a better place because reality is just in front of me. The reality is people like you. The reality is you.
Period.
mau tau siapa malaysiamanaboleh. ?
langsung menuju TKP saja
http://blog.thestar.com.my/permalink.asp?id=32205
http://blog.thestar.com.my/alluserposts.asp?id=32205

Sabtu, 28 Agustus 2010

Malaysia Mencuri Batu Bara Indonesia

Pencurian Besar Terungkap ... Malaysia Mencuri Batu Bara Indonesia Melalui Terowongan Bawah Tanah Dan Itu Sudah Terjadi Selama Bertahun - Tahun - Malaysia diduga telah mencuri batubara di kawasan Sintang, Kalbar sejak 1999-2008. Hal itu terjadi karena tambang Malaysia di Sarawak di perbatasan telah menjorok ke darat wilayah Sintang, Kalbar Indonesia.
Dugaan eksploitasi batubara itu terjadi di Bukit Selantik Kawasan Kelingkang, Desa Jasa kabupaten Sintang, Kalbar. Aktivitasnya sudah berlaku sejak 1999 - 2008. Padahal lokasi itu sudah sering disurvey sebagai lahan potensi batubara oleh Indonesia tapi hingga kini belum ada eksploitasi.

Diam diam Malaysia sudah lama melakukan eksploitasi di dekat lokasi tersebut, namun operasionalnya berada di kawasan negaranya yang berbatasan langsung dengan Sintang. Kecurigaan itu bermula ketika banyak petugas keamanan melakukan penjagaan ketat di dekat wilayah Kranggas Gayau Sarawak Malaysia yang tepat berseberangan dengan Bukit Selantik, Sintang. Padahal di tempat itu hanya terhampar perkebunan sawit.

Tabir itu terkuak berkat seorang pemuda Indonesia yang menjadi TKI di Malaysia kebetulan ikut bekerja di tempat perkebunan sawit. TKI tersebut memiliki saudara sepupu yang sudah menjadi warga Malaysia dan bekerja di lokasi tambang batu bara itu. Ia terkejut ketika melihat sebuah terowongan besar yang menghubungkan antara Kranggas, Malaysia dengan desa Jasa, wilayah Indonesia. Jadi menurut keterangan dua pemuda itu, terowongan besar menghubungkan daerah perbatasan untuk mengangkut batubara.

Menanggapi hal tersebut, gubernur Kalbar Cornelis telah kirim surat kepada Mendagri dan meminta segera investigasi terhadap laporan masyarakat di Desa Jasa, Ketungau Hulu, kabupaten Sintang. "Pemerintah Malaysia bisa diprotes Indonesia jika benar ada dugaan pencurian kawasan tambang batubara di Kabupaten Sintang. Kalau batas negara dilanggar, tembak saja," tegas Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI George Toisutta, Jumat (2/7) seperti dikutip surya.co.id.

Jenderal George Toisutta menegaskan hal tersebut saat peresmian Markas Komando Daerah Militer (Kodim) XII Tanjungpura di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Pihaknya akan segera mengecek kebenaran informasi warga Kalbar tersebut. Surat pengaduan itu juga telah dikirim ke pemerintah pusat dan berharap agar segera disikapi serius atas pengaduan masyarakat mengenai dugaan tambang batubara Malaysia yang sudah masuk wilayah Indonesia.

catatan : lagi lagi mencuri hehe gak ada matinya.

PBB: Polisi Malaysia Kejam

 
KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Polis Diraja Malaysia (PDRM) dinilai kejam dalam menangani tersangka dan tahanan. Pendapat itu disampaikan Komisi HAM PBB yang meninjau kondisi para tahanan PDRM di Malaysia.

"Penyiksaan menjadi prosedur standar. Keterangan diperoleh dari tahanan yang ditemui tim PBB dalam kunjungan ke Malaysia," kata El Haji Malik Sow, Ketua Delegasi HAM PBB, Jumat (18/6/2010) di Kuala Lumpur.

Para tahanan yang disiksa terkait kasus subversif, terorisme, imigran gelap, dan pencari suaka. "Sebagian tahanan mengaku dipukuli, ditendang, ataupun disiram air kotor," El Haji Malik Sow menerangkan.

Beberapa tahanan ada yang dikurung dan dibiarkan kelaparan. Sebagian besar tahanan tidak diberikan kesempatan menghubungi keluarga atau pengacara.

Sejumlah oknum polisi terlibat dalam pembunuhan seorang fotomodel Mongolia yang dikabarkan memiliki kedekatan dengan petinggi Malaysia. Fotomodel itu ditembak mati.

Kasus yang diduga terkait pemberian suap dalam pembelian kapal selam Perancis yang dilakukan Pemerintah Malaysia beberapa tahun lalu itu kini menghilang dari pemberitaan.

Komisi HAM PBB, mengutip keterangan para tahanan, mengatakan, mereka lebih memilih berada di penjara daripada di dalam tahanan polis ataupun imigrasi Malaysia.

Komisi HAM PBB datang atas undangan Pemerintah Malaysia yang berusaha melakukan reformasi hukum.

Raja Azahar Abdul Manap, seorang pejabat senior Departemen Dalam Negeri Malaysia, mengatakan, pemerintah berusaha memperbaiki kondisi tahanan imigrasi. Namun, Raja juga menyalahkan pemerintah negara asal imigran gelap. (Reuters/AFP/ONG)

sumber : kompas.com

catatan : bukan rahasia lagi kalau malaysia ternekenal dengan aksi kejamnya. yang paling sering di siksa terutama adalah orang indonesia. mulai dari tki, tahanan, sampai pelancong pun pernah di siksa di negara sampah itu. jadi sebaiknya pemerintah malaysia segeralah bersikap baik terhadap pelancong, tki, dan tahanan yang ada di negara malaysia. karena cara itu bukan sikap yang baik, bahkan tergolong cara binatang yang di terapkan di negara yang katanya taat dan kental budaya islamnya. so.. hati2 aja buat orang indonesia yang berada di malaysia, karena malaysia adalah kandang macan yang bau sampah dan penyiksa.

Syahrini Kecopetan di Malaysia


(Kuala Lumpur): Saat tur promo di Malaysia, Anang Hermansyah dan Syahrini menyempatkan untuk berbelanja. Pusat perbelanjaan Sungei Wang di Kuala Lumpur mwnjadi pilihan mereka. Saat sedang memilih-milih sepatu, Syahrini baru menyadari sesuatu. Telepon selulernya ternyata tak lagi di tangan.

Dengan ekspresi kebingungan, penyanyi bertubuh mungil itu memutari toko. "Cuma handphone aja dijambret," kata Syahrini seperti ditayangkan Status Selebritis, Sabtu (29/5).

Insiden tersebut seketika membuat pelantun Pusing 1/2 Mati itu bete. "Ah, nggak punya handphone," ujar Syahrini. Menurut wanita berdarah Sunda ini, bukan ponselnya yang ia khawatirkan, namun isi dari ponsel tersebut karena berisi data teman dan kerabat...........
sumber : berita2
catatan : begitulah cara orang malaysia dalam mencari kesempatan. hati-hati negara maling, sampai ponsel yang murah aja di maling. sungguh keterlaluan warga malaysia, sekali pencuri tetap pencuri, sekali maling tetap maling.

MALINGSIA: Belum Merdeka

Your Name*:Malingsia
Country:Malaysia
Subject*:Belum Merdeka
Message*:Negara Saya BelOm Merdekka
Send files:picture1.png
:



Powered by EmailMeForm

Jumat, 27 Agustus 2010

SERUAN NAJIB TUN RAZAK

Wahai rakyatku semua, hentikan sikap bodoh kita terhadap INDONESIA. Karena INDONESIA adalah Negara yang baik dan banyak membantu kita. malaysia maju karena INDONESIA, malaysia berkembang karena INDONESIA. rakyatku, lindungilah TKI INDONESIA yg telah banyak menyumbang kemajuan negara kita malaysia. hentikan pencurian terhadap budaya INDONESIA,hentikan aksi pembajakan terhadap INDONESIA. sebagai bangsa yang besar kita harus malu, kita harus mandiri, kita harus sadar dan mengakui bahwa bangsa INDONESIA adalah negara yang besar dan kita harus mencontoh bagaimana INDONESIA berdemokrasi. sebagai Perdana Menteri Malaysia, saya sangat malu karena nama malaysia sudah tercoreng dimata dunia. untuk itu hentikan sikap bodoh kita, hentikan aksi pembajakan terhadap produk INDONESIA, hentikan penyiksaan terhadap TKI INDONESIA, Hentikan pengiriman barang HARAM dan ILEGAL ke INDONESIA. majulah malaysia, tanpa INDONESIA kita tidak akan berarti apa - apa. ttd : Datuk Seri Mohd Najib bin Tun Abdul Razak/

MALINGSIA: perang melawan malaysia

Your Name*:gideon yones m.
Your Email Address*:metaldeo@Ymail.com
Subject*:perang melawan malaysia
Message*:indonesia bisa memanfaatkan momen melawan malaysia guna menyatukan kembali rakyatnya yg saat ini hanya mementingkan kepentingan pribadi atau golongan....
Send files (news, pictures, video, etc)*:naruto_01.jpg



Powered by EmailMeForm

Minggu, 22 Agustus 2010

MALINGSIA: MALINGSIA

Your Name*:BOY
Your Email Address*:fery_ducati@yahoo.com
Subject*:MALINGSIA
Message*:MALINGSIA BAJINGAN........
Send files (news, pictures, video, etc)*:bendera+Malaysia.png



Powered by EmailMeForm

Sabtu, 21 Agustus 2010

MALINGSIA: Garuda sampai mati, malaysia bau tai

Your Name*:Teddy Frontline Ultras Garuda
Your Email Address*:teddysuranta@yahoo.co.id
Subject*:Garuda sampai mati, malaysia bau tai
Message*:Pemerintah lambat,

hajar malingsia... blok akses masuk negara, embargo semua kebutuhan malingsia

perang untuk harga diri dan martabat Negara...

bela tanah air sampai mati...

gue masuk garis depan kalau perang...

lebih rela mati di medan tempur daripada hidup tanpa harga diri
Send files (news, pictures, video, etc)*:animalmaks_01.jpg



Powered by EmailMeForm

Selasa, 03 Agustus 2010

MALINGSIA: wawa

Your Name*:rara
Your Email Address*:radezhahumaera@plasa.com
Subject*:wawa
Message*:huhuhuhuhuhu hhehehehe maling sia sia mau mencuri kebudayaan indonesia
Send files (news, pictures, video, etc)*:wallpaper-tinkerbell6.jpg



Powered by EmailMeForm